Hasil imbang dengan Aston Villa memperpanjang catatan buruk Liverpool di musim ini. Terancam menyamai rekor finis terburuk sepanjang era Premier League, Daniel Agger menyebut kalau The Reds memang tak cukup bagus.
Sebuah gol Luis Suarez jelang berakhirnya laga menghindarkan Liverpool dari kekalahan saat menjamu Aston Villa. Hasil imbang 1-1 yang didapat dari pertandingan tersebut membuat The Reds cuma menang sekali dari sembilan pertandingan terakhir.
Dengan kini memiliki 43 poin, anak didik Kenny Dalglish sementara duduk di posisi delapan klasemen. Sebagai catatan, jika gagal memperbaiki posisinya maka Liverpool akan menyamai rekor finis terburuk sejak era Premier League. Ketika itu di musim 1993/1994 mereka menuntaskan musim di urutan delapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu terjadi dalam semua hal: kami tidak bermain dengan baik, kami tidak bekerja dengan cara yang tepat tapi kami tetap berusaha saat kami mampu dan semoga kondisinya akan berbalik segera," lanjut dia.
Soal hasil imbang kontra Villa, Agger membantah kalau itu disebabkan konsentrasi pemain Liverpool terganggu jelang laga menghadapi Everton di semifinal Piala FA.
"Saya tidak berpikir kalau pertandingan di akhir pekan sudah ada di kepala kami saat ini. Saat Anda bermain untuk klub seperti ini, tak peduli apakah pertandingan tersebut sudah tak menentukan diraihnya trofi lagi, ada banyak hal untuk diperjuangkan," tuntasnya.
(din/a2s)











































