Musim lalu Malouda masih tampil cemerlang meski Chelsea tak tampil bagus. Ia mencetak 13 gol di Liga Inggris yang menjadikannya topskorer tim dan ia masih tampil sebanyak 50 di seluruh kompetisi.
Tapi musim ini peruntungan Malouda berubah ketika Andre Villas-Boas datang dan kemudian tongkat kepelatihan pindah ke tangan Roberto Di Matteo. Pemain 31 tahun itu seperti sulit mendapatkan jam terbang lebih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini pula dapat mengancam tempatnya di tim Prancis yang akan berlaga di Piala Eropa musim panas depan. Maka wajar Malouda akhirnya tak bisa menerima fakta itu dan menilai sepantasnya jatah starter menjadi miliknya.
"No, aku tidak terima menjadi pemain pengganti. Aku tidak pernah akan menerima dan aku akan menerimanya jika memang saya sudah harus pensiun," tutur Malouda di Sportinglife.
"Ini adalah musim yang sulit bagiku tapi segalanya bisa berubah dengan cepat. Musim lalu aku adalah topskorer tim ini dan musim ini aku memulai musim sebagai pemain pengganti dan jarang bermain," sambungnya.
"Musim ini aku merasakan menonton perempatfinal dari bangku penonton, semifinal dari bangku cadangan, di mana itu adalah yang pertama kali bagiku. Aku ingin bermain di final dan memenanginya (Liga Champions)."
"Aku tahu aku harus tampil bagus ketika dimiankan. Tapi aku tidak suka mengeluh."
Kontrak Malouda bersama tim asal London Barat habis Juni 2013. Musim panas ini bisa jadi saat tepat untuk Malouda jika Chelsea tak ingin kehilangan pemainnya secara cuma-cuma.
"Segalanya masih mungkin di sini. Aku akan melihat apa yang pelatih ingin lakukan. Aku mau bersaing dan jelas ingin bermain. Aku masih punya satu tahu sisa kontrak, aku berpikir akan menyelesaikannya," lugasnya.
(mrp/a2s)











































