Sebagai gelandang, Yaya Toure memang punya kemampuan yang komplet. Roberto Mancini pun menggambarkan kemampuannya mirip dengan Ruud Gullit.
Toure memang punya peran penting pada skema permainan Manchester City. Sementara nama-nama seperti David Silva, Samir Nasri atau Carlos Tevez menyusun serangan, maka Toure menjadi penyeimbangnya. Tanpa kehadiran Toure, yang pada awal tahun berlaga di Piala Afrika, City sempat kelimpungan.
Tak hanya itu, Toure pun kerap menjadi pemecah kebuntuan tim dengan gol yang dicetaknya. Hal ini ia perlihatkan pada akhir pekan kemarin, di mana ia menyumbang dua gol ke gawang Newcastle United.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yaya adalah pemain yang fantastis karena dia punya semuanya," ujar Mancini di Guardian.
"Dia kuat, cepat, punya teknik bagus, dan bisa bermain di berbagai posisi. Dia seperti Guulit--atau pemain semacam itu. Namun, dia tak bisa bermain sendiri. Dia butuh 10 orang lainnya," lanjutnya.
Selain secara teknis, Mancini juga mengagumi aspek mental dari Toure. Manajer asal Italia itu melabeli gelandang asal Pantai Gading itu dengan kata "berkelas".
"Dia berkelas. Jika tidak demikian, kami tak akan membelinya. Dia punya pengalaman bagus karena ia pernah bermain untuk Barca dan ia juga punya mental pemenang."
"Di samping itu, dia juga orang yang baik, dan ini juga aset penting untuknya," tukas Mancini.
(roz/mfi)











































