Sidang kasus rasisme yang melibatkan John Terry dan Anton Ferdinand sudah digulirkan. Dalam sidang pertama, diperdengarkan pembelaan Terry terhadap kasus tersebut.
Sidangnya sendiri sempat ditunda dan diputuskan akan dilangsungkan setelah Piala Eropa 2012. Terry diduga melontarkan kalimat bernada rasis kepada Ferdinand, ketika Chelsea bertemu dengan Queens Park Rangers di bulan Oktober 2011.
Kejadian itu sempat memunculkan ketegangan di antara kedua tim. Hingga, dalam beberapa pertandingan setelahnya, para pemain dari kubu QPR dan Chelsea tidak melakukan salaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak pembela Terry mengatakan bahwa ia melontarkan kalimat bernada rasis tersebut sebagai sebuah ungkapan sarkasme. Sementara, Ferdinand sendiri mengakui bahwa dia juga terlibat adu mulut dengan kapten Chelsea itu.
Terry mengaku bahwa dirinya terprovokasi. Sedangkan Ferdinand juga mengakui bahwa ia juga menyindir kasus Terry yang pernah berselingkuh dengan kekasih Wayne Bridge.
Jika terbukti bersalah, Terry terancam hukuman denda maksimal sebesar 2.500 poundsterling atau sekitar Rp 36 juta. Demikian seperti diberitakan Reuters.
(roz/roz)











































