Mogok Pekerja, Wembley Terancam Telat Diresmikan

Mogok Pekerja, Wembley Terancam Telat Diresmikan

- Sepakbola
Selasa, 24 Agu 2004 18:17 WIB
Jakarta - Stadion kebanggaan publik Inggris yang tengah dipugar, Wembley, terancam telat diresmikan setelah para pekerja di bagian konstruksi melakukan aksi mogok. Menurut berita yang dilansir Guardian, Selasa (24/8/2004), sekitar 200 orang pekerja yang disewa oleh konstruktor asal Australia "Multiplex" itu menuntut penyesuian jam kerja dan waktu istirahat. Situasi ini dikhawatirkan bakal mengganggu jadwal peresmian stadion yang diperbarui dengan biaya 757 juta poundsterling ini. Pasalnya untuk memenuhi deadline peresmian Wembley, konstruktor bahkan harus memperbanyak jumlah pekerja. Meski "diguncang" mogok kerja, FA menjamin kalau Wembley takkan terlambat diresmikan. Wembley rencananya akan dibuka kembali awal tahun 2006. Partai pertama yang digelar di stadion yang pernah menjadi saksi keberhasilan Inggris menjuarai Piala Dunia 1966 ini adalah final Piala FA bulan Mei tahun depan. "Kami mendapatkan konfirmasi dari Multiplex kalau peristiwa mogok kerja ini takkan berpengaruh terhadap timetable pengerjaan konstruksi Wembley," ungkap juru bicara asosiasi sepakbola Inggris (FA). Ihwal mogok kerja para pekerja Wembley ini adalah pemutusan kontrak sekitar 200 pekerja oleh perusahaan yang mengurusi kontruksi besi Wembley, Cleveland Bridge. Setelah diputus kontraknya, mereka, yang dikontrak oleh Cleveland Bridge dijanjikan akan dipekerjakan kembali oleh kontraktor baru yang ditunjuk Multiplex, yaitu Hollandia-Fast Track. Namun masalah muncul setelah para pekerja mendapatkan kenyataan bahwa kontrak baru mereka tak sesuai dengan beban kerja. Karena tak mencapai kesepakatan, para pekerja melakukan demo. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads