Tragedi Hillsborough sudah lebih dari dua dekade berlalu. Tapi, tragedi memilukan tersebut akan selalu jadi cerita dan diperingati. Kapten Liverpool, Steven Gerrard, pun angkat bicara soal tragedi itu.
Insiden itu terjadi di Stadion Hillsborough dalam laga semifinal Piala FA antara Liverpool kontra Nottingham Forest. Karena penonton yang membludak dan kapasitas stadion tidak memenuhi, 96 pendukung The Reds tewas.
Usai kejadian tersebut harian The Sun menyebut jika suporter Liverpool adalah penyebab terjadinya kerusuhan di stadion dan itulah mengapa surat kabar tersebut diboikot di seluruh wilayah Merseyside. Hingga 23 tahun lamanya keluarga suporter mencari keadilan atas tuduhan The Sun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keberanian dan martabat yang ditunjukkan oleh keluarga korban Hillsborough dan mereka yang selamat adalah contoh bagi kita semua," ujar Gerrard dalam statemen resmi yang dipublikasikan situs resmi klub.
"Selama 23 tahun terakhir, mereka telah berjuang untuk kebenaran dan keadilan atas nama korban dari tragedi yang memilukan ini dan juga suporter Liverpool."
Belakangan Hillsborough Independent Panel (HIP) mengeluarkan dokumen-dokumen penting yang berisi bukti-bukti terkait tragedi tersebut. Dan disimpulkan bahwa kejadian itu adalah akibat kelalaian petugas keamanan dalam mengantisipasi jumlah penonton yang membludak.
(roz/mrp)











































