Setelah 23 tahun mencari keadilan atas tuduhan tak berdasar terkait penyebab hilangnya nyawa 96 suporter Liverpool, akhirnya keluarga para suporter itu mendapat keadilan yang seharusnya mereka dapatkan.
Penyelidikan selama dua tahun terakhir dan melibatkan 4.000 berkas terkait insiden yang terjadi di laga antara Liverpool dan Nottingham Forest itu, akhirnya disimpulkan bahwa kelalaian petugas keamanan lah yang membuat insiden itu terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FA dalam hal ini menjadi pihak yang bertanggung jawab juga karena sudah memilih Hillsborough, stadion yang tak memiliki sertifikat keamanan, sebagai tempat laga antara Liverpool dan Nottingham yang notabene jadi kekuatan besar di Inggris saat itu.
"Kami sangat menyesal atas terjadinya tragedi di stadion yang dipilih oleh FA. Pertandingan ini merupakan salah satu dari kompetisi FA, dan atas nama FA saya meminta maaf sedalam-dalamnya dan turut beduka cita kepada seluruh keluarga yang kehilangan dan untuk semua yang berhubungan dengan kota Liverpool dan Liverpool FC," ujar Presiden FA, David Bernstein, seperti dilansir Soccernet.
"Ini seharusnya tidak terjadi. Tidak ada orang yang berharap kehilangan nyawa saat sedang menonton pertandingan sepakbola dan jelas adalah kekecewaan mendalama serta kesedihan mengingat membutuhkan waktu lama untuk bukti-bukti serta kebenaran bisa diberitakan," tuntas Bernstein.
(mrp/din)











































