Manajer Chelsea, Roberto Di Matteo, tak terlalu kecewa meski timnya gagal mengalahkan Queens Park Rangers. Namun, dia tetap menyoroti dua insiden yang dia anggap layak berbuah penalti untuk The Blues.
Chelsea cuma bisa membawa pulang satu angka dari lawatannya ke Loftus Road, Sabtu (15/9/2012) malam WIB. Mereka bermain imbang tanpa gol dengan tim tuan rumah.
Ini adalah kali pertama gagal menang di empat pertandingan awal di musim ini. Meski begitu, mereka masih bertakhta di puncak klasemen sementara dengan 10 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di babak pertama, kami sangat mengontrol permainan dan punya sejumlah kesempatan untuk mencetak gol. Cuma golnya saja yang kurang," tambahnya.
"Tapi, ini adalah clean sheet dan hasil imbang di luar kandang dan kami akan menerimanya," kata manajer berkebangsaan Italia ini.
Di Matteo sebenarnya berharap timnya mendapatkan penalti saat Eden Hazard dijatuhkan Shaun Wright-Phillips atau kaus John Terry ditarik Ryan Nelsen di area terlarang. Tapi, wasit Andre Marriner tak sependapat.
"(Pelanggaran) Nelsen terhadap John Terry jelas penalti. Tak ada keraguan apakah itu penalti atau tidak," ujarnya.
"Untuk kasus Hazard, dia dalam posisi bagus dan ada kontak, tapi mungkin dia (wasit) tak menganggapnya cukup (untuk menghasilkan penalti). Memang sulit jadi wasit. Mudah saja buat kami karena kami bisa melihat tayangan ulangnya," pungkas Di Matteo.
(mfi/din)










































