Liverpool bertandang ke Stadium of Light, Sabtu (15/9) malam WIB, untuk mencari kemenangan pertama mereka musim ini, setelah hanya mengumpulkan satu poin di tiga laga awal.
Mengawali pertandingan dengan baik, Liverpool punya peluang besar memenangi pertandingan tersebut. Mereka banyak bikin peluang dan Soccernet mencatat 22 tembakan dibuat Liverpool yang mana enam mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunderland justru dengan satu-satunya shot on goal selama laga itu mampu mencetak gol lewat Steven Fletcher di menit 29. Pada akhirnya Liverpool harus puas dengan satu poin setelah Suarez mencetak gol penyama kedudukan di menit 71.
"Saya sudah menganalisa performa dan saya nilai luar biasa. Saya pikir kreativitas dan pergerakan bagus dan kami punya tempo yang bagus serta ritme permainan," tukas Rodgers di situs resmi klub.
"Kami tertinggal lebih dulu dan kami kecewa dengan gol tersebut. Itu adalah gol yang mudah jika dilihat dari sudut pandang kami dan jalannya pertandingan," sambungnya.
"Di babak kedua, kami menunjukkan reaksi luar biasa - kami meneruskan apa yang kami lakukan di babak pertama, tapi tempo dan penetrasi permainan kami juga meningkat," analisa Rodgers.
Dengan hasil ini Liverpool pun cuma mengumpulkan dua poin dari empat laga -- jadi start terburuk dalam seabad terakhir -- dan Rodgers boleh jadi kecewa atas hasil itu. Meskipun pria Irlandia Utara itu memuji permainan timnya yang disebut sudah lebih baik dari sebelumnya.
"Pada akhirnya, saya yakin Sunderland mungkin lebih senang daripada kami dengan hasil seri ini. Secara keseluruhan performa tim luar biasa dan kredit besar untuk para pemain," pungkas Rodgers.
(mrp/roz)











































