Mourinho: Terry Tidak Rasis

Mourinho: Terry Tidak Rasis

- Sepakbola
Jumat, 28 Sep 2012 23:09 WIB
Mourinho: Terry Tidak Rasis
Getty Images/Julian Finney
Madrid - Dengan dijatuhkannya skorsing dari FA, John Terry mau tak mau harus menerima cap pemain rasis. Jose Mourinho yang pernah melatih Terry merasa eks anak buahnya di Chelsea bukanlah tipe pemain seperti itu.

Terry mendapat skorsing empat laga dan denda sekitar 220 ribu poundsterling pasca dinyatakan bersalah atas tuduhan pelecehan berbau rasial pada Anton Ferdinand, saat Chelsea bertemu Queens Park Rangers musim lalu.

Bek berusia 31 tahun itu mendapat waktu 14 hari untuk mengajukan banding, sebelum hukuman itu efektif berlaku baginya. Jelas keputusan ini merugikan Chelsea dan juga Terry yang boleh jadi kian terpukul setelah memutuskan mundur dari timnas Inggris akibat kasus rasisme ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini pun mendapat perhatian dari Mourinho, manajer yang pernah bekerja sama dengan Terry medio 2004 hingga 2007 serta membawa Chelsea jadi juara liga dua kali. Menurut Mourinho, Terry bukanlah pemain yang rasis.

Mourinho pun memberi bukti nyata bahwa Chelsea yang memiliki banyak pemain berkulit hitam dan jika Terry melakukan tindakan rasis, maka itu sama seperti melecehkan rekan setimnya sendiri.

"Dia (Terry) 100 persen tidak rasis," tegas Mourinho di CNN."Kami punya skuat yang berisikan 12 pemain Afrika. Itu adalah skuat yang fantastis dan dia selalu punya hubungan yang sangat baik dengan para pemain itu."

"Namun, dalam sepakbola hal seperti itu bisa saja terjadi dalam pertandingan karena terkadang sepakbola lebih dari sekadar pertandingan. Terkadang Anda bersikap seperti bukan diri Anda sendiri," sambungnya.

"Mungkin dia berkomentar yang mengandung rasis atau melecehkan lawannya. Terkadang dalam sepakbola kita kerap melakukan hal yang salah. Jika dia melakukannya maka dia harus menerima ganjarannya - Namun tolong jangan bilang Terry rasis. (Didier) Drogba, (Claude) Makelele... mereka semua bilang Terry tidak rasis."

"Saya tidak pernah menemui tindakan rasis di ruang ganti. Dan saya selalu punya pemain Afrika di setiap tim yang saya tangani," pungkas manajer asal Portugal itu.

(mrp/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads