MU kini telah melalui enam pertandingan Premier League dengan membukukan empat kali kemenangan dan dua kali kalah. Akan tetapi, Carrick cs. punya rekor buruk yakni selalu tertinggal duluan di lima pertandingannya itu.
Usai kalah 0-1 dari Everton di pekan pertama, "Setan Merah tertinggal satu gol lebih dahulu saat melawan Fulham sebelum akhirnya menang 3-2 di laga keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat mengalahkan Liverpool 2-1 juga demikian. Lagi-lagi MU mesti melakukan comeback lewat gol Rafael dan Van Persie untuk membuat gol Steven Gerrard tidak berarti.
Namun keberuntungan "Setan Merah" tampaknya berhenti pada akhir pekan lalu saat menjamu Tottenham Hotspur. MU tertinggal dua gol namun gagal bangkit sehingga akhirnya kalah 2-3.
Carrick menilai timnya tidak bisa terus-terusan membiarkan lawan untuk memimpin lebih dahulu. Meski sejauh ini sukses membalikkan keadaan namun itu membuat timnya mesti bekerja lebih keras.
"Itu tidak seperti kami dan itu tak bisa terus terjadi," ucap pemain berusia 31 tahun ini di The Sun.
"Positifnya adalah kami bisa comeback dan memenangi pertandingan di tiga di antaranya jadi itu menunjukkan ketahanan dan karakter yang ada di skuad ini," sambung dia.
"Tapi itu tidak ideal. Kami telah membuat banyak pertandingan jadi lebih sulit dari seharusnya dan sekarang kami harus mencari cara untuk memperbaikinya," tuntas Carrick.
(rin/mfi)











































