Klopp digaet Dortmund pada 2008 setelah mengakhiri musim di posisi 13. Di musim perdananya, pelatih berkacamata ini sukses mengangkat Die Borussen ke posisi keenam dan kelima di musim keduanya.
Buah kerja keras Klopp terwujud pada musim 2010-11. 'Si Hitam-Kuning' sukses di antaranya ke tangga juara Bundesliga serta mampu mempertahankan gelar tersebut semusim berikutnya plus merebut Piala Jerman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Rodgers kini baru memasuki musim pertamanya di Merseyside usai sukses bersama Swansea City. Sejauh ini memang hasilnya belum impresif.
Steven Gerrard cs. terpuruk di urutan 14 klasemen sementara dengan tujuh angka, hasil satu kali menang, tiga kali kalah dan tiga kali seri. Bahkan Rodgers belum mampu menghadirkan kemenangan pertama di Anfield pada musim ini.
Meski begitu, Sahin meyakini Rodgers bisa meniru mantan bos-nya tersebut. Namun, untuk melakukannya jelas membutuhkan waktu.
"Akan butuh waktu untuk membawa Liverpool ke tempat yang diinginkan. Saat Klopp datang kami (Dortmund-red) kami tidak memiliki sebuah skuad untuk menjadi juara," ucap pemain berdarah Turki ini kepada majalah resmi Liverpool.
"Dia banyak membawa perubahan, membawa filosofinya sendiri. Butuh beberapa saat untuk setiap orang bisa mengikutinya."
"Dia harus tetap kalem dan konsisten. Jika Anda terus seperti itu, dalam dua atau tiga pekan pertama, oke, Anda mungkin tidak mendapat hasil yang diinginkan tapi dalam jangka panjang Anda akan mendapatkan harapan Anda jika Anda tidak mengubahnya. "Klub memberi dia waktu untuk melakukannya dan berhasil."
"Tapi sebagai karakter dia adalah orang punya hubungan erat dengan pemainnya. Aku bisa melihat Brendan melakukan hal yang sama. Karakter Brendan sangat mempengaruhi saya saat datang kemari," kata Sahin.
(rin/krs)











































