Juan Mata merasa kehilangan Roberto Di Matteo yang baru saja dipecat. Di mata gelandang asal Spanyol itu, Di Matteo adalah sosok yang hebat. Dia bahkan menyebutnya sebagai legenda.
Kekalahan dari Juventus menjadi penyebab terakhir Di Matteo dipecat Chelsea. Kabarnya pemecatan itu terjadi pada jam 4 subuh, tak lama setelah rombongan tim kembali dari Turin. Dilansir Telegraph, presiden klub Bruce Buck dan CEO Ron Gourlay langsung mengadakan pertemuan pagi-pagi buta di markas tim di Cobham bersama manajer asal Italia itu.
Di Matteo pun menjadi manajer kedua Chelsea yang dipecat dalam dua musim terakhir. Sebelumnya, nasib serupa dialami oleh Andre Villas-Boas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata pun tidak kalah sedih. Melalui akun Facebook-nya, dia mengucapkan beberapa kalimat terkait mantan bosnya itu.
"Ini adalah hari yang sulit. Roberto Di Matteo bukan lagi manajer kami."
"Saya ingin berterima kasih atas waktu-waktu yang diluangkannya bersama kami dan mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan."
"Sebagai pemain, dia adalah legenda untuk The Blues. Sebagai seorang manajer, kami memenangi gelar Liga Champions untuk pertama kalinya. Dia akan selalu diingat. Good luck, Robbie!"
Di Matteo memang bukan orang baru bagi Chelsea. Sebagai pemain, dia pernah menyumbang beberapa trofi, yakni dua trofi Piala FA, satu trofi Piala Winners, dan satu trofi Piala Super UEFA. Tentu yang tak bisa dilupakan juga adalah kesuksesan mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya.
(roz/krs)











































