Enam poin adalah angka maksimal yang bisa The Magpies dapatkan andai bisa memenangi kedua pertandingan tersebut, andai mereka bisa menaklukkan Manchester United dan Arsenal. Namun, mereka justru tidak mendapatkan poin sama sekali.
Di Old Trafford beberapa hari silam, Newcastle unggul tiga kali dan tampil oke, sampai akhirnya United menyamakan kedudukan tiga kali dan Javier Hernandez membuat seisi stadion bergemuruh. Newcastle kalah 3-4 pada pertandingan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat gol dalam 18 menit bersarang di gawang Tim Krul. Tiga kali menyamakan kedudukan tidaklah cukup. Skor 3-7 di akhir laga menunjukkan kemalangan lain bagi tim besutan Alan Pardew tersebut.
Kendati demikian, Arsene Wenger menyebut bahwa Newcastle sebenarnya tidak seburuk itu. Wenger mengakui, lini depan Newcastle berbahaya dan berulang kali mengancam pertahanan timnya.
"Sebenarnya, ini tidak seperti yang terlihat pada skor," ujar Wenger kepada Sky Sports.
"Kami melawan tim yang bagus. Mereka selalu mencancam tiap kali melakukan serangan. Mereka memberi kami banyak masalah," lanjut manajer asal Prancis tersebut.
Dalam catatan Infostrada, Newcastle menjadi tim pertama dalam sejarah Premier League yang mencetak tiga gol dalam dua laga berurutan, namun keduanya berakhir dengan kekalahan.
Catatan lain, kekalahan dari Arsenal merupakan kekalahan keempat Newcastle dalam lima laga terakhir di Premier League. Posisi Newcastle pun tidak beranjak. Mereka tetap berada di urutan 15 klasemen dengan koleksi nilai 20.
(roz/krs)











































