Menjamu QPR di Stamford Bridge, Kamis (3/1/2013) dinihari WIB, Chelsea tidak memainkan Ashley Cole, Eden Hazard, Ramires, dan Juan Mata sebagai starter. Sebagai gantinya, Ryan Bertrand, Oscar, Victor Moses, dan Marko Marin tampil dari menit pertama.
Dengan line-up yang berbeda, The Blues sebenarnya tetap tampil dominan dan mampu menciptakan banyak peluang. Statistik Soccernet mencatat mereka unggul penguasaan bola hingga 64 persen dan melepaskan 26 tembakan meski cuma dua yang mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seusai pertandingan, Benitez mendapatkan pertanyaan soal kebijakannya merotasi pemain-pemain kunci. Menurut Benitez, dia tak bisa memainkan line-up yang sama di setiap laga karena pemain juga bisa kelelahan.
"Kami mengganti sejumlah pemain, tapi dari mereka cuma Marko Marin yang tidak bermain secara reguler. Di beberapa laga terakhir Moses bermain, Oscar juga bermain," terang Benitez di situs resmi klub.
"Anda bisa melihat bahwa sejumlah pemain sedikit kelelahan. Kami tidak cermat dalam penguasaan bola, kami tidak mengoper bola dengan akurasi dan tempo tinggi yang kami inginkan, dan pada akhirnya kami membuat kesalahan dan kami memberi mereka peluang. Terlalu banyak hal yang tidak berjalan sesuai harapan kami," jelasnya.
"Kami tidak bisa terus menggunakan pemain-pemain yang sama di setiap pertandingan. Kalau Anda menghadapi tim yang ada di dasar klasemen di kandang sendiri, Anda harus memercayai pemain-pemain Anda dan saya memercayai mereka," kata Benitez.
(mfi/krs)











































