Sturridge didatangkan dari Chelsea dengan biaya yang kabarnya mencapai 12 juta poundsterling atau sekitar Rp 188 miliar. Di Liverpool, dia mendapatkan kostum bernomor punggung 15.
Saat masih membela Chelsea, Sturridge lebih sering dipasang sebagai pemain sayap. Meski tak menolak dimainkan di posisi itu, dia mengaku akan lebih senang kalau menjadi striker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi, saya juga bermain di posisi sayap dan sudah belajar banyak. Saya tak pernah menolak untuk dimainkan di posisi itu dan saya tak pernah meminta untuk dimainkan di lini depan. Bagi saya, apa pun yang diminta oleh manajer akan saya lakukan dan berjuang sebisa saya demi klub dan fans," jelasnya.
Sturridge menambahkan, dirinya juga siap bekerja sama dengan Suarez, yang kini jadi mesin gol klub. Dia berharap kombinasinya dengan Suarez, plus Raheem Sterling, akan jadi momok menakutkan untuk lawan.
"Menyenangkan punya rekan setim seperti dia (Suarez). Dia adalah pemain yang sangat bagus, sangat berbakat, dan dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik dunia sekarang. Menyenangkan jadi bagian tim bersamanya dan saya yakin kami akan bisa bermain baik bersama," ujarnya.
"Bersama Luis, Raheem, dan pemain-pemain lainnya yang ada di sini, ini akan bagus untuk diri saya dan saya yakin kami akan bisa bekerja sama dengan baik. Kami semua punya gaya main yang sama, jadi semoga kami bisa menciptakan mimpi buruk untuk para bek," kata Sturridge.
(mfi/mrp)










































