Benitez, di Tengah Caci dan Ekspektasi

Benitez, di Tengah Caci dan Ekspektasi

Kris FW - Sepakbola
Senin, 28 Jan 2013 12:13 WIB
Benitez, di Tengah Caci dan Ekspektasi
Getty Images/Jamie McDonald
London - Cacian kembali diterima Rafael Benitez, yang lagi-lagi memilih untuk mengabaikan dan fokus ke pekerjaan. Apalagi Benitez sudah membidik kontrak permanen di Chelsea dengan cara menyabet trofi.

Saat ditunjuk menangani Chelsea pada November 2012, selepas diberhentikannya Roberto Di Matteo, Benitez disambut sengit oleh para suporter The Blues. Ini sedikit-banyak berawal dari masa lalu Benitez yang pernah menukangi Liverpool dan saat itu memiliki hubungan yang tak harmonis dengan kubu Chelsea.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada prosesnya sejumlah fans tampak melunak dengan kehadiran Benitez di Stamford Bridge. Tetapi pria Spanyol itu kembali menuai caci ketika Chelsea berimbang 2-2 dengan tim kasta ketiga Liga Inggris, Brentford, di partai babak keempat Piala FA. Di laga tersebut Brentford unggul dua kali kendati Chelsea juga berhasil dua kali menyamakan kedudukan untuk memaksakan laga replay.

Setidaknya ada dua semburan cacian fans yang diterima Benitez di partai itu; ketika ia berjalan menuju ruang ganti saat half time dengan Chelsea tertinggal 0-1, disusul kemudian seruan 'Kau Tak Tahu Apa yang Kau Lakukan' saat Benitez menurunkan bek Cesar Azpilicueta ketika Chelsea sedang tertinggal 1-2.

"Sebelum ini saya sudah pernah bilang bahwa saya cuma berkonsentrasi ke pekerjaan saya," kata Benitez di BBC.

"Saya berusaha fokus sepenuhnya dan saya bisa menjamin Juan Mata mengubah permainan ketika ia masuk (di awal babak kedua). Klub bilang mereka butuh seorang manajer berpengalaman dan saya akan berusaha melakukan pekerjaan saya," tegasnya membela diri.

Chelsea saat ini sudah tersingkir dari Liga Champions dan gagal menjuarai Piala Dunia Antarklub di bawah arahan Benitez. Klub London itu juga telah masuk kotak di ajang Piala Liga Inggris setelah disingkirkan Swansea di semifinal--partai penentu terjadi tengah pekan lalu.

Artinya kans juara kini tersisa di Piala FA, Liga Europa, dan Liga Primer Inggris. Inilah yang dibidik Benitez, yang sehari sebelum timnya menghadapi Brentford sudah menegaskan tekad untuk mendapatkan kontrak permanen.

"Saya ingin berada di klub top dan Chelsea adalah klub top dengan potensi hebat. Ini adalah sebuah peluang bagus. Saya datang saat musim sudah berjalan jadi saya tak bisa banyak melakukan perubahan, dan harus bekerja dengan skuat yang ada. Ini adalah tim top dan jika mereka melakukan hal dengan tepat maka mereka akan bisa mengejar trofi," tegasnya di The Sun.

Apapun, fans Chelsea pasti amat berharap timnya bisa meraih trofi musim ini, walaupun mungkin dalam upaya menuju ke sana Benitez masih akan menerima caci. Maka Benitez pun memang harus berusaha mengamankan masa depan dengan cara menjawab ekspektasi, terlepas dari situasi kurang menyenangkan yang ia temui saat ini.

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads