Olivier Giroud terus saja dikritik karena belum tampil tajam bersama Arsenal. Tapi penyrang asal Prancis itu mencoba tetap menjawab keraguan yang ada, seperti dengan gol-golnya belakangan ini.
Di awal kedatangannya, Giroud mendapat sorotan tajam karena produktivitasnya yang rendah. Dia hanya mampu mencetak satu gol di 10 laga pertamanya. Jelas ini bukan catatan yang bagus mengingat ia berstatus sebagai topskorer Liga Prancis musim lalu dengan 21 gol.
Kritik demi kritik terus berdatangan kepada Giroud yang didatangkan dengan status sebagai suksesor Robin van Persie, yang kebetulan juga adalah topskorer Liga Inggris. Statistik musim ini memang mengatakan jika Van Persie dan Giroud berbeda jauh bak langit dan bumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Giroud dengan delapan golnya berada di peringkat ke-17 daftar topskorer, bandingkan dengan Van Persie yang sudah bikin 18 gol atau Luis Suarez dengan 16 gol. Bahkan dengan Michu yang sama-sama pendatang baru, ia sudah mampu bikin 13 gol.
Coba bandingkan dengan Edin Dzeko yang bukan merupakan pilihan utama di Manchester City dan masih dirotasi, striker Bosnia Herzegovina itu sudah menyumbangkan 10 gol. Total bermain Giroud sendiri adalah 1336 menit.
Statistik umpan yang menyampai rekannya pun masih jauh dari Van Persie di mana Giroud cuma 60.76 persen (237 dari 377 percobaan) dan Van Persie punya rasio 72,36 persen. Lima besar topskorer musim ini minimal punya rasio umpan sukses sebesar 70 persen.
Sementara itu dalam hal mengumpan di daerah sepertiga terakhir atau pertahanan lawan, rasio Giroud juga tak memuaskan di mana hanya 51 persen umpannya yang sukses (94 dari 184 percobaan).
Untuk rasio gol, Giroud cuma punya akurasi tembakan sebesar 48 persen dengan rasio 1 gol per 167 menit. Akurasi Giroud sama dengan milik Suarez, tapi penyerang Liverpool itu punya torehan gol dua kali lipatnya.
Dari statistik yang ada terlihat mengapa Giroud tak henti-hentinya mendapat kritik meski manajer Arsenal, Arsene Wenger, yakin akan potensial striker bernomor punggung 12 itu.
"Dia memulai dengan sedikit tak baik dan kini semakin kuat dan akan lebih kuat. Ketika dia sudah bertarung di atas lapangan, akan sulit untuk menjaganya. Pemain ini tinggi, kuat dan lebih cepat dari yang dibayangkan orang-orang. Dia juga punya finishing yang bagus," tutur Wenger di situs resmi Arsenal.
"Dia bisa bermain di Inggris 20 tahun lalu, 10 tahun lalu dan hari ini. Dia punya semua yang Anda butuhkan untuk bermain sebagai penyerang tengah. Dia punya kekuatan fisik. Giroud memberi kami sesuatu yang berbeda. Saya yakin dengannya dan Theo, kami punya duet yang bagus," demikian Wenger.
(mrp/krs)










































