Kegilaan a la Odemwingie

Kegilaan a la Odemwingie

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Jumat, 01 Feb 2013 09:00 WIB
Kegilaan a la Odemwingie
Getty Images Sport
London -

Detik-detik terakhir bursa transfer musim dingin melahirkan beberapa kegilaan. Di Premier League, kegilaan itu terwujud lewat cerita transfer Peter Odemwingie.

Odemwingie, dalam beberapa hari terakhir, gencar dikabarkan menjadi salah satu dari Queens Park Rangers. Namun demikian, dua buah pinangan dari manajer QPR, Harry Redknapp, ditolak oleh klub Odemwingie, West Bromwich Albion.

Jam terus bergerak dan tenggat bursa transfer di Inggris makin dekat. Belum ada kabar sama sekali mengenai kesepakatan antara QPR dengan West Brom. Nasib transfer Odemwingie menggantung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyerang internasional Nigeria itu pun bergerak sendiri. Dengan mobilnya, dia menempuh jarak ratusan kilometer dan menghabiskan waktu sekitar dua jam menuju London. Dia pun tiba di markas The Hoops.

Kedatangan Odemwingie pun menjadi sasaran empuk media. Semua mengira, dia sudah diizinkan oleh West Brom dan tinggal membubuhkan tanda tangan dengan QPR. Penyerang berusia 31 tahun itu bahkan sempat memberikan komentar kepada Sky Sports yang isinya menyatakan bahwa dirinya optimistis bisa bergabung dengan QPR dan senang dengan kepercayaan yang sudah diberikan Redknapp.

Tapi, kenyataannya ternyata berbeda. Tak lama setelah Odemwingie sampai, West Brom langsung mengeluarkan pernyataan bahwa sang penyerang pergi ke London tanpa persetujuan klub. QPR pun terpaksa melarang Odemwingie untuk masuk ke dalam markas mereka.

Dalam pernyataan tambahan, kubu West Brom mengaku kecewa. Namun, mereka dengan tegas tetap menyatakan bahwa Odemwingie masih menjadi pemain mereka.

"Albion mengonfirmasi bahwa tidak ada kesepakatan dicapai dengan QPR menyoal transfer Peter Odemwingie sebelum penutupan bursa transfer Januari. Si penyerang masih berada di bawah kontrak dengan kubu dari The Hawthorns."

"Pihak klub sangat kecewa menyaksikan siaran di televisi yang memperlihatkan Odemwingie tiba di Loftus Road pada Kamis malam, meski pembicaraan di antara kedua klub tidak membuahkan hasil."

"Odemwingie juga tidak pernah diberikan izin untuk berbicara dengan QPR mengenai transfer tersebut," demikian statemen West Brom.

Sama seperti West Brom, Redknapp juga mengaku kecewa dengan insiden ini. Namun, dia tidak bisa berbuat apa-apa.

"Saya turut menyesal untuknya. Dia mendapatkan nasihat untuk langsung datang ke sini, tapi dia sudah melewati batas. Transfernya tidak bisa terwujud," ucap Redknapp.

Cerita Odemwingie mirip-mirip dengan apa yang dialami oleh Maarten Stekelenburg. Transfer kiper asal Belanda itu ke Fulham batal setelah AS Roma gagal mendapatkan kiper pengganti di detik-detik terakhir. Bedanya, Stekelenburg berangkat ke London setelah mendapatkan izin dari klub.

(roz/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads