Tak menurunkan tim inti menghadapi Liverpool berakibat kekalahan telak 0-5 untuk Swansea City. Manajernya pun, Michael Laudrup, minta maaf kepada fans dan mengakui timnya bermain buruk di laga tersebut.
Swansea menghadapi Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-27 di Anfield, Minggu (18/2/2013) malam WIB dengan meninggalkan sejumlah pemain intinya seperti Michu, Ashley Wiliams, Wayne Routledge, Angel Rangel dan Nathan Dyer di bangku cadangan, karena persiapan menghadapi final Piala Liga Inggris kontra Bradford City pekan depan yang merupakan final pertama dalam sejarah klub tersebut.
Turun dengan kekuatan lapis kedua berarti ada risiko kekalahan dengan skor telak dari Liverpool yang butuh kemenangan setelah melalu tiga laga terakhir di Liga Inggris tanpa poin penuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelas kekalahan dengan skor telak ini membuat kecewa fans Swansea yang datang jauh-jauh dari Wales untuk menyaksikan tim mereka mempertahankan rekor tak terkalahkan atas The Reds sejak promosi musim lalu, di mana empat kali bertemu di seluruh kompetisi mereka dua kali menang dan dua kali seri.
Laudrup pun tahu konsekuensi keputusannya tersebut dan lantas meminta maaf atas hasil buruk yang didapat timnya -- meski sebenarnya laga final kontra Bradford baru berlangsung 24 Februari mendatang --.
"Ini benar-benar mimpi buruk, kami benar-benar dipermalukan di sana, Di babak pertama kami masih bisa bertahan tapi kebobolan tiga gol seperti itu dalam waktu 10 menit di awal babak kedua sangatlah mengecewakan, kami harus meminta maaf kepada fans," ujar Laudrup seperti dilansir BBC.
"Perubahan hanya di beberapa posisi. Saya ingin menyimpan beberapa pemain sebenarnya tapi itu tidak jadi alasan, kami bisa saja kalah 0-10. Kami semua berhak disalahkan, mulai dari saya dan pemain," sambungnya.
"Michu dan Ashley Williams disimpan untuk final tapi itu hanya itu rencana saya, masih banyak pemain bagus di tim tadi. Dalam 2,5 bulan terakhir kami melakukan beberapa perubahan dan kami sangat kompetitif."
"Anda tidak bisa bermain seperti itu. Kami harus segera melupakan kekalahan itu dan bukan seperti ini hasil yang kami inginkan untuk persiapan laga final, tapi ya hasilnya seperti ini dan kami harus segera bangkit," demikian Laudrup.
(/)











































