Gelar Piala Liga Inggris musim ini tak hanya berarti besar untuk Swansea yang berhasil meraih trofi pertama dalam sejarah klub, tapi juga bagi Michael Laudrup yang akhirnya meraih titel di tahun pertama jadi manajer di sana.
Adalah kemenangan telak lima gol tanpa balas atas Bradford City di laga final, Minggu (24/2/2013) malam WIB yang menjadikan mereka klub ke-23 yang mampu menjuarai turnamen kelas tiga di ranah Inggris itu. The Swans juga jadi klub non Inggris pertama yang bisa memenangi kompetisi yang kini disponsori Capital One itu.
Sukses tersebut juga jadi hadiah termanis yang didapat Swansea yang merayakan hari jadinya yang ke-100 musim ini usai dibentuk tahun 1912. Trofi Piala Liga Inggris juga jadi silverware pertama yang mampu didapat tim yang bermarkas di Liberty Stadium di final pertama dalam sejarah klub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena sejak debut sebagai pelatih di Juli 2002, Laudrup selama sedekade menangani Brondby, Getafe, Spartak Moskow dan terakhir Real Mallorca, Laudrup cuma pernah membawa Brondby sekali jadi juara Liga Denmark dan dua kali Piala Denmark.
Padahal selama kariernya sebagai pemain di klub besar seperti Juventus, Barcelona, Real Madrid dan Ajax Amsterdam, Laudrup dikenal sebagai pemain besar serta legenda hidup sepakbola Denmark dengan berbagai trofi bergengsi.
"Sebagai pemain saya beruntung bermain di banyak tim besar di negara berbeda. Swansea bukanlah tim besar di Premier League tapi kami datang lalu jadi juara dan itu fantastis. Luar biasa memenangi trofi bersama klub kecil," sahut Laudrup usai pertandingan dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live.
So, selamat Laudrup! (mrp/mfi)











































