Swansea berhak tampil di Liga Europa musim depan usai menjuarai Piala Liga Inggris. The Swans sudah ditunggu petualangan baru lagi di kompetisi yang tentunya tak mudah bagi klub yang baru promosi ke Premier League musim lalu itu.
Final Piala Liga Inggris melawan Bradford City, Minggu (24/2/2013) malam WIB, sendiri saja adalah final pertama klub asal Wales itu dan mereka tutup dengan indah kala menjadi juara usai menang telak lima gol tanpa balas.
Kemenangan telak itu kian menegaskan dominasi Swansea di laga itu di mana mereka menguasai 60 persen ball possesion plus membuat 15 tembakan dengan 10 on goal! Sementara itu Bradford yang memang kalah kelas -- dan hanya berasal dari League Two --, cuma diberi kesempatan tiga kali mengancam gawang Swansea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Performa hebat yang ditutup dengan gelar pertama sepanjang sejarah 100 tahun klub itu yang kebetulan baru dirayakan di musim ini. "Hadiah tambahan" untuk Swansea musim depan mereka untuk pertama kalinya juga akan tampil di kompetisi Eropa.
Bermain di Liga Europa akan jadi tantangan tersendiri bagi Swansea dan terutama Laudrup yang bukan tak mungkin harus pintar merotasi pemain selama musim 2013/2014.
Dengan kekuatan finansial yang biasa-biasa saja, apakah Swansea bisa melakukannya? Seperti yang sudah-sudah biasanya 'tim kejutan' yang tak punya kedalaman skuat bagus akan keteteran membagi konsentrasi dan berakibat penampilan buruk di liga.
Apalagi para pemain bintang Swansea seperti Michu, Ashley Williams, Pablo Hernandez dan Jonathan De Guzman akan jadi incaran klub-klub lainnya dan jika saja salah satunya pergi bukan tak mungkin akan bikin tim pincang. Meski setidaknya hal itu terbantahkan musim ini di saat Swansea masih tampil stabil di liga pasca ditinggal Brendan Rodgers, Joe Allen, dan Scott Sinclair.
"Trofi pertama akan selalu spesial dan musim depan bermain di kompetisi Eropa akan jadi pengalaman yang menyenangkan," demikian Laudrup.
(mrp/mfi)











































