Ada yang memprediksi Rafael Benitez tinggal menghitung hari di Chelsea menyusul curhatnya yang penuh emosi. Tetapi ia tampak tak takut akan dilengserkan sebelum kontrak habis.
Benitez menjadi buah bibir setelah secara terbuka menggugat direksi Chelsea--ini juga dipandang sebagai sindiran tak langsung kepada Roman Abramovich sang pemilik--terkait jabatannya yang cuma jadi "manajer interim" Chelsea. Di saat yang sama ia juga mengkritik habis suporter 'Si Biru'.
Pernyataan kerasnya ke arah direksi itulah yang kemudian membuat Benitez dispekulasikan bisa segera dipecat dan harus angkat kaki lebih cepat dari durasi kontraknya yang akan habis pada musim panas--ia juga sudah menegaskan tak bakal bertahan selepas kontraknya habis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hubunganku dengan staf dan orang-orang di klub ini amat bagus. Hubunganku dengan Roman Abramovich sangat baik," katanya kepada BBC dan dikutip Reuters.
"Ketika aku berjumpa dengan Roman Abramovich kami bicara tentang sepakbola, kami bicara seperti orang pada umumnya dan berbagi cerita seputar sepakbola," sambungnya.
Ia pun seperti ingin sekali lagi menepis rumor mengenai hubungannya yang sudah tidak harmonis dengan sejumlah pemain senior Chelsea, dengan menyatakan bahwa atmosfer di tim amat bagus.
"Para pemain amat senang dengan apa yang ingin kami capai. Terkadang Anda menang, terkadang tidak. Atmosfer di klub amat baik. Tak ada masalah dalam tim," jelas pria Spanyol berusia 52 tahun itu.
(krs/rin)










































