Terakhir tim yang mengalahkan Spurs adalah Everton dengan skor 2-1 tanggal 9 Desember 2012 lalu dan setelanya mereka melalui 12 laga dengan catatan delapan kemenangan dan empat hasil imbang. Penampilan ini pula yang membawa Spurs berdiri di posisi ketiga klasemen.
Rekor tersebut ingin Spurs coba pertahankan saat melawan Liverpool di Anfield, Minggu (10/3/2013) malam WIB. Spurs sebenarnya sudah melakoni laga dengan baik saat unggul 2-1 di 10 menit babak kedua setelah sempat tertinggal lebih dulu dari gol Luis Suarez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan ini kian menyesakkan karena Spurs menguasai laga dengan total 18 tembakan dibuat dengan delapan on goal, sementara Liverpool "cuma" 12 kali menembak dengan empat mengarah ke gawang. Tapi ketidaktenangan para pemain Spurs di kotak penalti lawan dan kelengahan di lini belakang membuat tiga poin itu buyar.
"Jelas sangat mengecewakan untuk kami karena kami mendapatkan momen-momen bagus di laga itu. Momen terpenting adalah saat kami bisa memimpin 3-1 lewat Gylfi Sigurdsson," ujar Villas-Boas seperti dilansir BBC.
Kemenangan ini memang tak mengubah posisi Spurs di urutan ketiga klasemen dengan 54 poin dari 29 laga. Tapi posisi mereka rawan digusur Chelsea yang masih punya satu laga tersisa dan hanya tertinggal tiga poin. Di laga tersisa Spurs masih harus menghadapi Everton, Chelsea dan City secara beruntun bulan depan.
"Tapi seperti inilah sepakbola dan kami harap bisa segera bangkit dan mencatatkan rentetan kemenangan lagi," demikian Villas-Boas.
(mrp/din)











































