Dicadangkan tentunya tidak mengenakkan bagi pemain yang berstatus sebagai kapten klub. Hal itu mungkin yang dirasakan oleh Thomas Vermaelen. Namun ia tetap bersikap profesional dan ini bikin Arsene Wenger senang.
Vermaelen terakhir kali bermain saat Arsenal kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur -- bersamaan juga dengan Wocjiech Szczesny -- karena dinilai bermain buruk saat itu. Posisinya digeser oleh Per Mertesacker dan selama Vermaelen absen bermain, Arsenal relatif bermain bagus.
Tentunya kondisi ini tak bagus bagi Vermaelen yang notabene adalah kapten tim dan bisa saja ia berkoar-koar di media mengenai keluh kesahnya. Tapi bek asal Belgia itu tak melakukannya dan memilih sabar menunggu kesempatan dari Wenger datang lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wenger pun senang dengan sikap Vermaelen selama ia dicadangkan dan ia mengharapkan Vermaelen bisa kembali lagi ke form plus membawa Arsenal menang demi memelihara peluang lolos ke Liga Champions musim depan.
"Ketika ia kehilangan tempat di tim inti, Vermaelen bersikap luar biasa. Dia adalah pribadi yang hebat dan saya tidak memilihnya sebagai kapten karena kesengajaan. Saya tahu dia punya mental yang luar biasa," ujar Wenger di Sky Sports.
"Vermaelen meresponnya situasi ini dengan positif dan kurang lebih seperti itu ketika Anda tidak bermain," sambungnya.
"Anda tahu bahwa bakal ada rotasi dengan menggunakan tiga bek dari awal musim ini, tergantung dari bagus atau tidaknya penampilan individu setiap pemain. Dia (Vermaelen) menanganinya dengan luar biasa," demikian dia.
(mrp/din)











































