Wigan benar-benar merepotkan City saat mereka mengunjungi Etihad Stadium, Kamis (18/4/2013) dinihari WIB. Tidak hanya mampu mengimbangi penguasaan bola tim tuan rumah, tapi mereka juga lebih banyak membuat peluang berbahaya.
Di babak pertama misalnya, Franco Di Santo yang sukses mengecoh dua pemain City di kotak penalti sudah tinggal menghadapi Joe Hart. Tapi, penyelesaiannya masih bisa dimentahkan si kiper.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wigan layak menyesali kegagalan-kegagalan tersebut. Pasalnya, City yang tak punya banyak peluang malah bisa mencetak gol saat waktu normal tersisa tujuh menit, melalui tembakan Carlos Tevez. Gol Tevez itu akhirnya membuat Wigan kalah 0-1.
"Ini sangat sulit untuk diterima. Pada momen lain saya akan sangat senang," ujar Martinez yang dikutip BBC.
"Ini adalah penampilan yang luar biasa. Kami tim yang lebih baik dan membatasi City cuma bikin dua tembakan ke gawang. Dengan peluang yang kami miliki, sulit menjelaskan kenapa kami tidak mendapatkan poin," tambahnya.
"Ini adalah performa yang membanggakan dan saat Anda menghadapi tim seperti Manchester City, Anda harus menerima sebuah gol dengan sedikit sihir itu. Namun, dari sepakbola, dan suduh pandang taktikal, kami lebih baik dalam segala hal dan pantas mendapatkan poin," kata Martinez.
Kekalahan ini membuat Wigan tak beranjak dari zona degradasi. Mereka terpuruk di posisi ke-18 dengan koleksi 31 poin, terpaut tiga poin dari Aston Villa yang ada di zona aman.
(mfi/mrp)











































