Tottenham Hotspur berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan saat menjamu Manchester City di White Hart Lane. Perubahan strategi di jeda babak disebut Gareth Bale sebagai kunci kemenangan.
Bermain di kandang sendiri, The Lilywhites tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Samir Nasri di menit kelima. Namun, Spurs akhirnya mencetak tiga gol di babak kedua lewat Clint Dempsey, Jermaine Defoe, dan Bale.
Perubahan strategi di pertengahan babak disebut Bale sebagai titik awal kemenangan Tottenham. Kesulitan menembus City lewat tengah lapangan, mereka diminta fokus memanfaatkan lebar lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bale sendiri lebih banyak bermain di tengah pada babak pertama. Posisinya mulai berubah dengan kembali menempati posisi sayap pada babak kedua.
"Gol penyeimbang memberikan kami keyakinan untuk terus berjuang dan memenanginya. Segera setelah gol itu tercipta, penonton bersemangat, kami juga bersemangat, dan kami menunjukkan karakter yang kami punya," lanjut pemain asal Wales itu.
Spurs bertekad menembus posisi empat besar agar bisa bermain di Liga Champions musim mendatang. Saat ini mereka berada di peringkat lima klasemen dengan nilai 61, selisih satu angka dengan Chelsea yang di nomor empat dan berjarak dua poin dengan Arsenal yang ada di urutan tiga.
"Hasil ini sangat besar artinya, klub ini terus berkembang setiap tahunnya, dan para pemain ingin bermain di Liga Champions untuk melawan tim-tim terbaik."
"Kami menunjukkan itu hari ini, itu sebabnya kenapa kami akan berjuang hingga akhir musim demi empat besar."
Kemenangan melawan City membuat Spurs tetap berpeluang menggeser Arsenal karena baik Spurs dan Chelsea baru bermain 33 kali, satu pertandingan lebih sedikit dari Arsenal.
(roz/mrp)











































