Giggs membuktikan bahwa keputusannya untuk pindah dari Manchester City ke MU pada tahun 1987 adalah satu pilihan yang tepat. Saat itu, Fergie datang secara personal kepada pemain asal Wales itu untuk bergabung dengan skuat muda 'Setan Merah'.
Tiga tahun setelah bergabung dengan MU, Giggs mulai mendapatkan kepercayaan untuk tampil bersama tim utama. Bersama generasi yang kemudian disebut dengan 'Fergie Babes', kesuksesan pesepakbola 39 tahun itu dengan The Red Devils pun dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Giggs menyadari Fergie merupakan kunci sukses MU dalam kurun waktu 23 tahun terakhir. Dia sampai mengungkapkan bahwa MU adalah Fergie.
"Keinginannya untuk memenangi pertandingan tidak ada duanya. Dia selalu menjadi orang pertama yang datang ke tempat latihan, antusiasmenya sangat brilian dan dia yang memberi hidup pada klub, dia adalah klub (MU),"ucap Giggs seperti dilansir Sky Sports.
"Semuanya datang dari manajer, pemain masuk, mendapatkan staf yang tepat, dan dia manajer yang luar biasa, pribadi yang luar biasa, serta dia layak memperoleh semua yang sudah dia capai."
"Itu adalah kunci untuk untuk menjadi manajer yang sukses. Caranya untuk berkembang dan caranya melihat kedepan, serta menunjukkannya dengan banyak pemain muda yang kami punya di dalam tim."
"Dia bekerja keras dan saya beruntung bisa bermain dibawah asuhan dalam jangka waktu yang lama," imbuhnya.
(cas/din)











































