Fergie: Arsenal Contoh Buruk

Fergie: Arsenal Contoh Buruk

- Sepakbola
Senin, 18 Okt 2004 15:08 WIB
Jakarta - Seminggu menjelang laga timnya melawan Arsenal, Sir Alex Ferguson mulai mengobarkan perang urat syaraf. Menurut arsitek Manchester United itu, Arsenal bisa juara Liga Primer tahun lalu karena lolos dari jerat hukuman berat atas insiden yang terjadi di Old Trafford musim lalu. Insiden yang dimaksud Fergie --panggilan akrab Ferguson-- adalah yang terjadi kala MU bertemu Arsenal September tahun 2003 lalu. Usai peluit panjang berbunyi, beberapa pemain Arsenal, dipimpin oleh Martin Keown, mengerubuti striker MU asal Belanda Ruud van Nistelrooy. Mereka mendorong, menoyor, dan berlaku kasar kepada Nistelrooy karena pria asal Belanda itu dianggap menjadi biang keluarnya kapten Patrick Vieira akibat menerima kartu kuning kedua. Akibatnya, FA menjatuhi bek Lauren hukuman empat pertandingan, Keown tiga pertandingan, sementara Vieira dan Ray Parlour masing-masing menerima hukuman satu pertandingan. Namun, luar biasanya, meski tampil tanpa beberapa pemain inti Arsenal tetap konsisten. Mereka terus membukukan kemenangan dan akhirnya finish sebagai juara dengan rekor tak terkalahkan. Setelah semusim berlalu, Fergie ternyata masih penasaran dengan kemenangan Arsenal. Pria asal Skotlandia ini menganggap kalau The Gunners bisa menjadi juara karena lolos dari jeratan maut kala bertanding lawan MU yang berakhir tanpa gol itu. "Arsenal berhasil menghindarkan diri dari percobaan pembunuhan. Hukuman dan tindakan disipliner terhadap mereka sangat menggelikan. Saya berpikir, Eric Cantona saja harus menerima sembilan bulan hukuman karena menyerang suporter. Kami tak pernah setuju, namun kami menghargai keputusan FA dan bahkan menimpakan hukuman empat bulan kepada Cantona," ucap Fergie seperti dikutip Guardian, Senin (18/10/2004). "Jelas yang dilakukan pemain Arsenal ketika itu merupakan perbuatan terburuk yang saya lihat dalam olahraga. Namun saya tak heran melihat merasa sangat senang dengan keputusan FA (ketika itu)," tambah pria berkacamata itu lagi. Komentar Fergie mengamini komentar gelandang Arsenal Robert Pires yang menanggap Arsenal bisa juara diantaranya karena terhindar dari sanksi-sanksi berat atas pelanggaran yang dilakukan oleh para pemainnya. Lebih jauh, ia merasa kesal karena Arsenal dengan mudah lolos dari jerat hukum yang lebih berat padahal itu terjadi dalam pertandingan penting. "Saya membaca di surat kabar kalau Robert Pires mengatakan kalau hal terbaik yang mereka peroleh musim lalu adalah terhindar dari sanksi berat. Itu membantu mereka meraih gelar juara dan, ya, dia sangat tepat," lanjut Fergie dengan ketus."Dahulu, dengan menjatuhkan hukuman kepada Cantona FA ingin mengajarkan kepada para pemuda kalau yang dilakukan Cantona bukan tindakan yang benar. Padahal ketika itu ia melakukannya dalam pertandingan lawan (klub sekelas) Crystal Palace yang berlangsung tengah minggu dan tak disiarkan live di televisi," kata Fergie. "Bandingkan dengan pertandingan kami lawan Arsenal yang berlangsung saat jam makan siang, dan dipastikan disaksikan oleh 10 juta anak di seluruh penjuru dunia. Saya bertanya-tanya contoh apa yang bisa lebih buruk daripada itu," tambahnya. Komentar-komentar Fergie ini dipastikan akan mendapatkan "sambutan" dari Wenger. Pasalnya sudah sejak lama, kedua manajer sukses ini kerap mengobarkan perang urat syaraf menjelang pertemuan mereka. Apa tanggapan Wenger? Kita tunggu saja. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads