Mutu, From Hero to Zero

Mutu, From Hero to Zero

- Sepakbola
Rabu, 20 Okt 2004 02:49 WIB
Jakarta - Beberapa musim terakhir Adrian Mutu disanjung bagai pahlawan. Namun karena kebiasaan buruknya, semuanya berbalik menjadikannya sebagai pecundang.Lahir di Calinesti, Rumania 8 Januari 1979, Mutu memulai karir sepakbolanya bersama klub Arges Dacia Pitesti saat masih berusia 17 tahun. Inilah awal terjadinya perubahan yang drastis dalam kehidupan Mutu.Hanya dalam waktu empat tahun, pemain yang sempat memperkuat Dinamo Bucharest ini sudah menginjakkan kaki di klub besar asal Italia, Inter Milan. Tiga tahun kemudian, Chievo Verona, Parma dan Chelsea bergantian menyuntingnya dengan bayaran yang lumayan. Namun agaknya Mutu tidak sanggup menyikapi perubahan drastis dalam hidupnya.Tahun 2001 pria yang mulai menyukai "dunia gemerlap" itu menikahi seorang presenter televisi Rumania, Alexandra Dinu. Dalam usianya yang baru 21 tahun, sangat wajar bila kemudian muncul masalah dalam rumah tangganya. Bahkan Mutu sempat dilaporkan istrinya ke polisi akibat tindakan penganiayaan. Meski telah memiliki anak laki-laki yang kini berusia satu tahun, akhirnya Mutu menceraikan istrinya tahun 2003.Selain karena melakukan kekerasan, penyebab perceraian disebut-sebut karena kebiasaan Muttu yang suka "main perempuan". Awal tahun 2004 sebuah majalah merekam kegiatan Mutu dengan seorang model majalah fulgar "Penthouse", Laura Andersan yang berusia 27 tahun.Saat bermain di Chelsea kebiasaan buruk penggemar film "Scarface" ini terus berlanjut. Agen Mutu, Giovani Becali mengungkapkan bahwa dirinya sudah melakukan segala usaha untuk merubah kebiasaan Mutu. Apalagi setelah Jose Mourinho melatih Chelsea, menggantikan Claudio Ranieri."Mourinho sangat bijaksana dengan meminta klarifikasi dari saya mengenai catatan yang ditinggalkan Ranieri kepadanya. Sangat banyak hal buruk yang dilakukan Mutu. Saya sudah mencoba untuk membuatnya terlihat lebih baik di depan Mourinho. Tetapi saya gagal," ujar Becali, seperti dilansir Reuters. Selasa (19/10/2004).Bulan September lalu ijin mengemudi Mutu dicabut pihak kepolisian Bucharest, akibat aksi kebut-kebutan. Bahkan saat itu dokter yang menanganinya sudah menganjurkan agar Mutu segera berkonsultasi dengan spesialis kesehatan mental.Di bawah asuhan Mourinho, Mutu benar-benar mendapat pelajaran atas kebiasaan buruknya. Pemain yang mengidolakan Gheorghe Hagi ini sempat menyatakan "perang" dengan Mourinho. Bahkan saat dilarang bermain untuk timnas Rumania, Mutu pelanggarnya. Akibatnya Mourinho menjatuhkan sanksi dan menyebutnya sebagai pembohong.Kehancuran Mutu pun memuncak saat FA mengumumkan bahwa dirinya terbukti positif menggunakan kokain. Meski bukan obat doping, tetapi FA terikat dengan peraturan WADA yang menyebutkan, setiap penggunaan obat terlarang yang terbukti dalam cabang olahraga apapun akan dikenakan sanksi minimal dua tahun.Gelar "pembohong" yang diberikan Mourinho juga terbukti benar. Dalam dua hari terakhir Mutu mencoba mengelak dan mengatakan dirinya bersih. Tetapi hari ini "pembohong" itu mengaku dan tinggal menunggu hukuman. (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads