Mourinho: Mutu Pembelian yang Salah
Sabtu, 23 Okt 2004 18:19 WIB
Jakarta - Sempat enggan berkomentar soal kasus penggunaan obat-obatan terlarang yang menimpa Adrian Mutu, pelatih Chelsea Jose Mourinho akhirnya angkat bicara. Menurut sang arsitek pembelian Mutu adalah sebuah kesalahan. Dengan terkuaknya kasus penggunaan obat terlarang oleh Mutu, diakui Mourinho klub telah melakukan kesalahan saat melakukan pembelian striker asal Rumania itu. Namun Maurinho menolak mengakui itu adalah kesalahannya. "Mutu sudah ada di sini (Chelsea) sebelum saya datang. Jadi bukan saya yang membuat kesalahan namun orang yang membawanya ke sini. Dalam sepakbola dua tambah dua tak selalu sama dengan empat," ucap Maurinho seperti dikutip Guardian, Sabtu (23/10/2004). Mourinho tampaknya menunjuk kepada mantan pelatih Chelsea Claudio Ranieri. Tahun lalu, pelatih yang kini menukangi Valencia itu memang membeli Mutu dari AC Parma dengan banderol 15,8 juta Pounds. Sayang, sang pemain gagal menebus harga yang telah dikeluarkan Chelsea. Setelah kalah bersaing dengan pemain lain di lini depan Chelsea, Mutu kemudian malah tersangkut kasus penggunaan obat-obatan terlarang. Lebih jauh, Maurinho juga menolak anggapan yang menyatakan kalau Mutu bisa memakai obat-obatan karena rendahnya pengawasan kepada para pemain. "Anda tak bisa mengikuti mereka 16 jam sehari namun anda bisa melihatnya ketika mereka berlatih. Ketika anda melihat mereka berkomitmen tinggi maka jelas kalau hidup mereka memiliki hidup yang bagus di luar lapangan.""Namun jika mereka kurang berkonsentrasi atau punya sikap yang kadang senang kadang sedih dengan tiba-tiba maka anda harus mempertanyakan kondisi mereka," ucap pria asal Portugal itu.Menurut mantan pelatih FC Porto itu, Chelsea harus mengambil pelajaran atas kasus Mutu. Di masa depan, The Blues perlu mengadakan riset sebelum memutuskan membeli seorang pemain. "Ketika anda menghabiskan uang untuk seorang pemain yang tak anda kenal maka anda mengambil resiko tak akan menyukai dia atau apakah dia datang dari keluarga yang baik. Namun anda harus mencari tahu. Pasalnya anda harus mengetahui barang yang anda beli," pungkasnya. (mel/)











































