Spurs memang mencetak 66 gol musim lalu, tapi jumlah itu kalah dibanding Liverpool yang cuma finis di posisi ketujuh dan menorehkan 77 gol. Duet penyerang mereka, Emmanuel Adebayor dan Jermain Defoe, total cuma bikin 15 gol -- masih kalah dibanding Gareth Bale yang bikin 23 gol --.
Mandulnya lini depan Spurs ini berakibat kegagalan mereka merebut tiket ke Liga Champions meskipun sampai pertengahan musim Spurs masih duduk di posisi tiga besar. Seiring penampilan Bale yang sempat menurun, ketajaman tim asal London Utara itu juga ikut terganggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini tentunya tak ingin terulang lagi musim depan jika Spurs ingin bersaing di papan atas atau minimal menuntaskan musim di posisi empat besar. Maka dari itu Spurs pun harus membeli striker berkualitas di musim panas ini dan menepikan dulu pemain di posisi lain.
Sampai saat ini Spurs justru baru mendatangkan Paulinho yang berposisi gelandang, sementara David Villa yang jadi incaran mereka sudah gabung ke Atletico Madrid. Target mereka kini adalah penyerang Aston Villa, Christian Benteke, yang cetak 19 gol musim lalu.
"Saya memang penyerang tapi saya tidak bisa menjadi satu-satunya penyerang di klub ini. Selama bertahun-tahun, klub yang memenangi titel juara punya banyak striker," ujar Defoe speerti dilansir Soccernet.
"Ketika Manchester United meraih treble di tahun 1999, mereka punya penyerang-penyerang luar biasa seperti Andy Cole, Teddy Sheringham, Ole Gunnar Solksjaer dan Dwight Yorke -- Anda butuh itu," sambungnya.
"Jika Anda ingin tampil baik maka penting adanya persaingan di tim Anda. Itu jelas akan membuat kami mencetak lebih banyak gol," demikian dia.
(mrp/din)










































