Kritikan tajam itu disampaikan pelatih fisik Belanda, Raymond Verheijen. Seperti dilansir oleh Telegraph dia mengatakan demikian: "Moyes memberikan porsi latihan yang keterlaluan kepada Van Persie di awal pramusim."
Pernyataan itu diungkapkan Verheijen, jebolan master degree fisik dan psikologi olahraga Universitas John Moores, Liverpool, setelah Van Persie cedera saat melakoni tur pramusim 'Setan Merah' ke Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya ada satu solusi problem pada Jurassic Park. Yakni mengedukasi barisan pelatih dinosaurus, para badut di pelatih fisik, dan koboi di pengembangan teknologi."
"Semua dunia juga paham bahwa pola masalah yang kerap terjadi di pramusim adalah 'latihan yang berlebihan-kelelahan-lalu cedera'. Hindarilah akumulasi kelelahan pada pramusim.β
Verheijen yang pernah bergabung dengan barisan pelatih di Barcelona, Zenit Saint Petersburg, serta Chelsea, dan Manchester City itu masih melanjutkan kicauannya.
"Tapi selama dinosaurus tak peduli dan menyangkal perkembangan negara-negara lain, tak akan ada perubahan di Jurassic Park."
"Sebaiknya pemain seperti RvP belajar untuk melindungi dirinya sendiri dari latihan berlebihan dan hukuman-hukuman yang diselipkan pada latihan."
Moyes memang dikenal keras dalam menggeber fisik pemainnya pada saat latihan. Hal ini diakui oleh Phil Neville, mantan kapten Everton yang kini jadi pelatih tim utama United.
Van Persie sendiri belakangan sudah pulih dari cedera. Moyes menariknya di akhir babak pertama, ketika menghadapi Yokohama F. Marinos beberapa hari lalu, untuk menghindari cedera yang lebih parah.
(fem/roz)











































