Agen Mutu Kecam Chelsea

Mourinho: Salahnya Sendiri

Agen Mutu Kecam Chelsea

- Sepakbola
Sabtu, 30 Okt 2004 13:16 WIB
Jakarta - Agen Adrian Mutu mengecam Chelsea karena tidak memberi dukungan kepada pemainnya yang sedang mengalami masalah dan malah memecatnya.Demikian dikatakan Gica Popescu, perwakilan Mutu, setelah penyerang internasional Rumania itu diputus kontraknya secara sepihak oleh The Blues, Jumat (29/10/2004), atas perbuatannya memakai obat-obatan terlarang."Adrian menyadari telah melakukan sebuah kesalahan besar. Tapi kesalahan terbesarnya adalah tidak tidak meminta bantuan dari pihak lain," kata Popescu dalam Skysport, Sabtu (30/10/2004)."Dia sebenarnya telah melakukan itu setelah tesnya gagal, dan semua orang mencoba menolongnya, termasuk PFA (Asosiasi Pemain Profesional Liga Inggris) dan FA. Satu-satu yang tidak berusaha membantu Adrian adalah Chelsea."Sebelumnya ketua PFA Gordon Taylor juga menyesalkan keputusan Chelsea yang langsung memecat mutu. Taylor merasa klub London barat itu tidak mengikuti prosedur sebagaimana mestinya. Namun hal ini dibantah Chelsea.Sementara itu manajer Jose Mourinho menegaskan bahwa Mutu-lah pihak yang harus disalahkan. "Itu salah dia. Dia punya tanggung jawab kepada klub dan dia dibawa ke sini untuk bermain bola," sergahnya."Saya tidak tahu berapa lama ia akan dihukum. Tapi saya rasa akan lama. Dia tidak bisa mengeluh karena dialah yang merusak hubungan ini," tambahnya.Manajer asal Portugal itu juga menuturkan, pada bulan Juli lalu ia dapat informasi Mutu suka memakai kokain. Tetapi ketika disampaikan kepada Mutu dan kedua agennya, mereka malah tertawa dan menganggapnya sebagai kebohongan besar. Mungkinkah suatu saat Chelsea kembali menampung eks pemain Inter dan Parma itu? "Tidak. Bukan karena masalah drug, melainkan karena dia juga telah menyebutku pembohong," jawab Mourinho. "Tapi dia masih muda. Dia juga seorang bapak yang mesti memikirkan keluarganya. Semoga dia bisa pulih dan saya mendoakannya sukses di kemudian hari." (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads