Selama delapan musim membela Bordeaux, Chamakh tampil di 301 pertandingan. Bomber timnas Maroko itu mencetak 76 gol.
Pada tahun 2010, Chamakh menerima tantangan baru. Dia pindah ke Arsenal secara cuma-cuma setelah kontraknya di Bordeaux berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim ini, Chamakh benar-benar berpisah dengan Arsenal. Dia menerima pinangan klub promosi Crystal Palace dan dikontrak selama setahun.
Sebelum menjatuhkan pilihannya kepada Palace, Chamakh sebenarnya mendapatkan tawaran dari berbagai klub di luar Inggris. Tapi, striker yang kini berusia 29 tahun itu mengaku masih ingin berkiprah di Premier League.
"Ada beberapa kesempatan, di Yunani, Turki, Spanyol, Prancis, dan bahkan di Timur Tengah. Tapi, saya lebih memilih bertahan semusim lagi di Inggris karena saya mencintai liga ini," aku Chamakh kepada L'Equipe.
"Apakah saya menyesal pindah ke Inggris? Tidak sama sekali, bahkan meski itu tak berjalan sesuai harapan saya. Tapi, saya tak menyesalinya karena saya menemukan apa yang saya cari -- liga, atmosfer," katanya.
"Itu terasa indah, bahkan di sebuah stadion kecil seperti milik Crystal Palace. Inilah yang saya inginkan, sebuah pertandingan di tengah atmosfer yang hebat," ujar Chamakh.
(mfi/nds)










































