Di periode pertama kariernya di Arsenal, Mathieu Flamini cuma memenangi satu trofi. Karena itu, di kesempatan keduanya bersama Arsenal, Flamini bertekad mengantar The Gunners memenangi lebih banyak gelar.
Flamini berseragam Arsenal di periode tahun 2004-2008. Selama empat tahun itu, dia turut membantu Arsenal memenangi gelar Piala FA di tahun 2005. Gelar itu sekaligus menjadi gelar terakhir yang dimenangi Arsenal.
Setelah meninggalkan Arsenal, Flamini kemudian hijrah ke AC Milan. Namun di bursa transfer musim panas ini, gelandang 29 tahun itu kembali ke Emirates Stadium setelah kontraknya tak diperpanjang Milan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku punya urusan yang belum selesai di sini. Ketika aku mengatakan itu, aku berpikir soal kekalahan di final Liga Champions di Paris dari Barcelona di 2006. Dan di musim terakhirku, kami memimpin klasemen sampai kami tumbang setelah laga di Birmingham ketika Eduardo cedera," ujar Flamini kepada Daily Mirror seperti dikutip Sky Sports.
"Itu adalah empat tahun yang luar biasa dan penyesalan besar, karena ada perasaan belum menyelesaikan urusan," lanjut pemain asal Prancis itu.
"Ambisi kami jelas, karena kedatangan Mesut Oezil sudah membuktikannya. Untuk memperjuangkan gelar dan bersaing di Liga Champions. Kami ingin memenangi trofi. Klub sudah menunggu dalam waktu yang lama."
"Kami punya sarana untuk bersaing untuk gelar juara, meski kami bukan favorit seperti di musim 2007/2008. Itu adalah motivasi kami. Aku ingin menuliskan kisah indah lain bersama Arsenal," katanya.
(nds/roz)










































