Manchester City bangkit dari dua kekalahan beruntun dan memetik kemenangan penting atas Everton. Manajer City, Manuel Pellegrini, mengaku senang dengan karakter yang ditunjukkan oleh timnya.
Sebelum berhadapan dengan Everton di Etihad Stadium, Sabtu (5/10/2013) malam WIB, City dua kali kalah di dua ajang berbeda. The Citizens dikalahkan Aston Villa 2-3 di Premier League, kemudian takluk 1-3 dari Bayern Munich di Liga Champions.
Menjamu Everton, City bangkit dan mampu merebut poin penuh, sekaligus memberi lawannya kekalahan pertama di liga. Mereka menang dengan skor 3-1. Alvaro Negredo dan Kun Aguero masing-masing menyumbangkan satu gol, sedangkan satu gol lainnya hasil bunuh diri Tim Howard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menghadapi satu-satunya tim yang belum kalah di liga dan mereka bermain sangat baik dengan bola. Jadi, ini bukanlah pertandingan mudah," lanjutnya.
"Pertandingan pada hari Rabu lalu (melawan Bayern) punya konsekuensi mental dan fisik. Jadi, saya sangat senang dengan karakter yang kami tunjukkan hari ini," kata mantan pelatih Real Madrid dan Malaga ini.
Pellegrini juga berkomentar soal penalti yang didapat City pada babak kedua -- yang dikonversi Aguero menjadi gol. Pemberian penalti itu oleh wasit Jonathan Moss cukup kontroversial karena kontak antara Seamus Coleman dan Pablo Zabaleta masih diragukan apakah layak berujung tendangan 12 pas.
"Saya tak pernah membicarakan soal wasit, tapi saya sepenuhnya yakin bahwa perbedaan antara Manchester City dan Everton hari ini bukanlah wasit," ucap Pellegrini.
"Kami mencetak tiga gol, kami punya empat atau lima peluang untuk mencetak gol tambahan. Saya tidak berpikir wasit adalah pembedanya," katanya.
"Saya belum melihat insiden penalti, tapi itu bukan pembeda pada hari ini," ujar Pellegrini.
(mfi/mfi)










































