Di bawah arahan Andre Villas-Boas di musim 2011-2012, Terry kehilangan posisinya. Dia hanya tampil 31 kali di Liga Primer Inggris kala itu.
Saat Chelsea ditangani oleh Rafael Benitez, Terry juga tak banyak bermain. Cedera lulut mengganggu kapten The Blues itu dan dia hanya bermain 14 kali di Liga Primer Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terry tak menampik bahwa kariernya telah 'diselamatkan' oleh Mourinho. Karena itu, dia pun berterima kasih kepada manajer asal Portugal itu.
"Dia datang dan berkata, 'Dengar. Ini cukup sederhana. Kamu bermain bagus, kamu ada di dalam tim. Jika tidak, kamu tidak akan bermain.' Itu berlaku untuk semuanya, seperti sebelumnya ketika dia ada di sini," ujar Terry seperti dikutip ESPN.
"Ketika Anda tidak bermain tiap pekan -- aku absen selama empat atau lima bulan, duduk menonton tim bermain -- itu sulit diterima. Itu adalah kali pertama aku absen karena cedera panjang."
"Ketika Anda dapat kesempatan, itu lebih kepada soal tampil impresif untuk tetap ada di dalam tim. Ketika aku bermain baik tahun lalu, mencetak gol, aku juga tidak mempertahankan posisiku. Jadi itu cukup membuatku frustrasi."
"Tapi manajer luar biasa untukku. Dia sangat jujur pada kami, secara individu dan kolektif. Karierku ada di sini sekarang karena orang yang duduk di sebelahku," imbuh Terry sambil menunjuk Mourinho yang ada di sampingnya.
"Aku sangat bangga bekerja dengannya lagi dan tim yang paling penting ada di periode yang bagus saat ini," katanya menambahkan.
(nds/mrp)











































