Laju MU musim ini tak begitu mulus. Dari sembilan pekan Liga Primer yang telah berjalan, tim asuhan David Moyes masih tertahan di urutan delapan klasemen dengan nilai 14, hasil dari empat kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan. MU tertinggal delapan angka dari Arsenal yang memimpin klasemen.
"Frustrasi. Kami kecewa dengan diri kami sendiri. Saya selalu menyalahkan diri saya atas para pemain ketika kami tidak bermain baik," ungkap Evra seperti dilansir situs resmi MU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mewujudkan itu, maka fokus pemain harus sepenuhnya pada meraih hasil maksimal,menurut Evra. Sementara pemikiran untuk bermain bagus atau cantik bisa dikesampingkan terlebih dulu.
"Masalahnya adalah bukan kami melakukan sesuatu dengan buruk, tapi kami tidak melakukan sesuatu dengan cukup bagus. Kami kehilangan konsistensi dan kami harus meraihnya kembali dengan segera. Jika kami masih ingin memenangi setiap trofi, itulah kuncinya," kata Evra.
"Kami tidak bisa memenangi satu laga kemudian imbang atau kalah di laga berikutnya. Setiap pertandingan itu penting. Kami ingin memenangi dua atau tiga pertandingan berturut-turut, tapi bagi saya, 'Kapan kita akan mulai menang 10 laga berturut-turut?' Itulah saat di mana kami bisa berkata MU telah kembali ke jalurnya."
"Saya percaya dengan apa yang kami lakukan dan apa yang direncanakan manajer. Kami harus memenangi banyak pertandingan, memastikan memenangi 10 pertandingan berturut-turut. Setelah itu, kami mungkin bisa memainkan sepakbola indah, tapi untuk sekarang kami harus menang dulu. Tidak ada banyak pilihan selain menang," tegas pemain internasional Prancis ini.
(/)










































