Dari 11 laga yang telah dilalui Spurs musim ini di Liga Inggris, Defoe memang telah delapan kali bermain. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekali ia dipercaya turun sebagai starter dan sisanya sebagai pengganti.
Total hanya 185 menit ia bermain di liga. Minimnya kesempatan bermain ini tak ayal berimbas pada torehan golnya di kompetisi tersebut yang masih nihil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dua ajang tersebut, Defoe tampil sangat tajam, mencetak sembilan gol hanya dalam tujuh pertandingan. Catatan inilah yang lantas membuat penyerang asli Inggris ini frustrasi, karena tak kunjung diberikan kesempatan untuk unjuk gigi di liga.
"Tentu saja itu membuat saya frustrasi, bahwa dengan semua gol tersebut, saya tidak punya banyak kesempatan di Premier League," kata Defoe kepada Daily Express dan dikutip Sky Sports.
"Orang-orang tahu saya menyukai sepakbola dan saya suka mencetak gol. Ketika saya tidak mendapatkan kesempatan untuk melakukannya, itu membuat frustrasi," lanjutnya.
"Tapi saya tidak pernah sekalipun berkata ingin meninggalkan klub ini. Bahkan ketika pertama kali saya hengkang, saya tidak mengatakan ingin pergi," tutur Defoe, soal kepindahan sesaatnya ke Portsmouth pada 2008/2009.
"Yang saya akan katakan adalah saya ingin bermain. Saya lebih memilih berkata ke pelatih,'Beri saya kesempatan'. Saya tidak mau mendatanginya dan berkata 'Saya akan pergi'. Saya mencintai klub ini dan semua orang tahu," tegasnya.
Memperkuat 'The Lily Whites' sejak 2004, Defoe memang sempat dijual ke Portsmouth pada Januari 2008. Namun pemilik 54 caps untuk tim nasional Inggris ini hanya semusim pergi setelah dibawa pulang oleh Harry Redknapp pada Januari 2009.
(raw/din)










































