Status laga kandang tak membuat Arsenal mudah mendapatkan poin penuh saat menjamu Everton, Minggu (8/12/2013). Tim besutan Arsene Wenger tersebut bisa diimbangi The Toffees, yang belakangan tengah menanjak, dengan skor 1-1.
Arsenal kesulitan mengembangkan permainan sejak babak pertama. Barulah di babak kedua, Mesut Oezil memutus kebuntuan di menit ke-80. Namun, keunggulan tuan rumah hanya bertahan tiga menit. Gerard Deulofeu bisa menyamakan kedudukan empat menit kemudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menjadi pertandingan paling ketat sampai saat ini. Mereka memberikan tekanan tinggi, sejak awal hingga akhir pertandingan," kata Mertesacker kepada situs resmi klub.
"Kami tidak bisa bermain maksimal dan di babak kedua semua tim mempunyai kesempatan yang sama. Kami mendapatkannya lebih dulu kemudian mereka, makanya ini hasil yang sangat pantas," lanjut bek berusia 29 tahun itu.
Sikap lapang dada itu membuat Mertesacker menjadi lebih santai menghadapi pertandingan selanjutnya. Maklum Arsenal bakal ditunggu bigmatch pada tiga laga ke depan. Napoli menanti di fase grup Liga Champions, kemudian Manchester City dan Chelsea akan menjadi lawan pada lanjutan liga domestik.
"Kami sangat rileks, kami tidak harus merespons siapapun. Kami hanya melakukan tugas pada setiap pertandingan. Itulah target kami, tidak ada yang lain," kata pemain yang tampil 12 kali di Premier League dan menyumbangkan satu gol sepanjang musim ini.
(fem/roz)











































