Southampton jadi tim kejutan musim ini setelah melewati 11 pekan Premier League, mereka berada di posisi ketiga klasemen dan cuma sekali kalah. Puja-puji lantas mengalir ke tim asuhan Mauricio Pochettino itu.
Dengan modal tim yang tak diperkuat pemain-pemain tenar, Southampton mampu merepotkan tim-tim kuat seperti Liverpool dan Manchester United.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai hasil seri melawan Manchester City Sabtu lalu mengakhiri catatan selalu kalah itu. Penampilan menurun dalam empat pekan terakhir membuat Southampton kembali diragukan bisa mempertahankan konsistensi di papan atas.
Apalagi mereka kehilangan beberapa pemain inti seperti Artur Boruc, Victor Wanyama, dan Nathaniel. Di empat laga terakhirnya, gawang Southampton kebobolan sembilan gol setelah cuma kemasukan lima gol dari 11 laga sebelumnya. Rickie Lambert dkk kini ada di urutan ke-8 dengan 23 poin.
Bek Southampton, Dejan Lovren , menilai bahwa rekan-rekannya harus tetap fokus memperbaiki penampilan tim agar penghuni St Mary's Stadium itu cepat merangkak naik lagi di papan klasemen.
"Sangat penting. Saya pikir hal terpenting saat ini adalah kami tetap mempertahankan performa kami dan gaya bermain kami," ujar Lovren seperti dilansir Sky Sports.
"Kami tidak panik dan saya pikir ini yang paling penting, yakni mempertahankan gaya bermain kami agar tetap pede," sambungnya.
"Oke, memang agak sedikit sulit setelah kami tidak menang di tiga laga terakhir, tapi kami memperlihatkan karakter kami dan saya pikir kami punya skuat bagus dan positif."
"Para pemain sudah siap untuk hal apapun, jadi kami hanya harus yakin dan tetap mempertahankan permainan kami," demikian bek asal Kroasia itu.
(mrp/fem)











































