Barry-McCarthy, Duo Tulang Punggung Everton

Barry-McCarthy, Duo Tulang Punggung Everton

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 12 Des 2013 07:00 WIB
Barry-McCarthy, Duo Tulang Punggung Everton
AFP/ANDREW YATES
Liverpool - Everton melaju dengan oke sejauh ini di Liga Inggris. Sang manajer Roberto Martinez menilai hal tersebut berkat kontribusi duo gelandang Gareth Barry-James McCarthy.

The Toffees tampil dengan cukup impresif sepanjang musim ini. Dari 15 pekan yang telah berjalan, tim kota Liverpool itu baru menelan satu kekalahan --paling sedikit di liga-- dan menempati urutan lima di klasemen sementara.

Tak hanya itu, Everton juga mampu memetik hasil bagus kala bertemu tim-tim besar Premier League. 'Merseyside Biru' sukses mengalahkan Chelsea dan Manchester United, serta menahan imbang Tottenham Hotspur, Liverpool, dan Arsenal yang kini memimpin klasemen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laju oke itu disebut Martinez tak lepas dari kinerja memuaskan duo gelandang poros Barry-McCarthy. Kombinasi pengalaman Barry (32 tahun) dan tenaga muda McCarthy (23 tahun) disebutnya menjadi tulang punggung permainan atraktif Everton.

"Anda perlu kombinasi antara pengalaman dan generasi muda, dan kerjasama keduanya mencerminkan itu dengan sempurna. Anda punya Gareth yang tahu harus bagaimana dan tenaga, kebugaran, dan keberanian dari James. Kerjasama mereka takkan pernah lebih baik lagi dengan campuran seperti itu," kata Martinez kepada Liverpool Echo dan dikutip Sky Sports.

"Kedua pemain ini adalah pusat dari segalanya. Mereka berdua menunjukkan sikap yang mana seharusnya jadi bagian dari setiap pemain Everton, bahwa kami harus punya arogansi nyata dalam bermain. Yang juga menonjol dari mereka adalah kerja keras dan upayanya merebut kembali bola. Mereka punya dampak besar pada tulang punggung tim," tambahnya.

Ke depannya, Martinez yakin kedua pemain andalannya itu bakal semakin oke, mengingat duet tersebut baru terbentuk di musim ini. Keduanya total telah bermain bersama 11 kali di liga musim ini.

"Tentu saja kerjasama tersebut bisa semakin baik. Semakin lama Anda bermain dengan pemain lainnya, itu jadi lebih naluriah daripada harus berkomunikasi dan membantu satu sama lain. Setiap kerjasama tumbuh dengan banyaknya pertandingan. Ini menarik dan menyenangkan," ungkap manajer asal Spanyol ini.

(raw/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads