Fernando Torres disebut Jose Mourinho bukanlah striker dengan skill hebat. Karennya El Nino diminta memanfaatkan apa yang menjadi kekuatan utamanya, sebagai poacher yang meneror kotak penalti lawan.
Torres, bersama barisan striker Chelsea lainnya, tengah dalam sorotan di paruh pertama musim ini. Sebabnya adalah produktivitas mereka yang masih sangat rendah karena pemain-pemain depan The Blues (termasuk Demba Ba dan Samuel Eto'o) sejauh ini baru mencetak 13 gol di semua kompetisi.
Khusus Torres, penampilan dia sejatinya tak terlalu mengecewakan. Meski baru bikin dua gol di Premier League, total sudah enam kali dia menjebol gawang lawan-lawan Chelsea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat dia menguasai bola dan membelakangi gawang, dia bukan pemain dengan skill, kita tahu itu. Dia akan kehilangan bola jika mundur ke tengah lapangan. Dia kehilangan bola dan lawan akan melakukan counter-attack, dia bukan tipe pemain seperti itu," sahut Mourinho seperti diberitakan ESPNFC.
"Dia adalah Torres yang kita tahu, yang memberikan kesulitan buat pemain bertahan lawan. Tanpa bola dia memberikan tekanan hebat dan membuat lawan tak nyaman. Saat tim menguasai bola dia adalah tipe pemain yang terus membuat gerakan dan mencoba membuka ruang."
"Dia memberikan kontribusi dengan caranya sendiri, itu adalah cara yang kami inginkan darinya. Kiper menyelamatkan bola, dia ada di sana, tendang, gol. Seperti itulah gol yang kami harapkan darinya," terang Mourinho.
Sementara terkait barisan pemain depannya yang masih minim gol, Mourinho juga memberikan pembelaan. Dia yakin akan datang periode di mana gol-gol akan datang dari Torres, Eto'o dan Demba Ba.
"Kami tidak menargetkan 25 atau 30 karena striker-striker kami bukan tipe killer, tapi (lima gol Premier League di antara mereka) terlalu sedikit. Mereka harus memulainya - dan mereka akan bisa melakukannya - dengan jumlah yang berbeda," yakin manajer 50 tahun itu.
(din/mfi)











































