Flanagan sebenarnya bukan pilihan utama Brendan Rodgers karena di posisi bek sayap, sudah ditempati oleh Glen Johnson dan Jose Enrique. Bahkan peluang Flanagan kian tipis setelah Liverpool meminjam Aly Cissokho.
Tapi cederanya Enrique dan Cissokho yang belum jua tampil baik membuat Rodgers akhirnya mempercayakan pos bek kiri kepada Flanagan. Kepercayaan yang dibayar tuntas dengan baik oleh bek yang baru berusia 20 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai puncaknya ketika Liverpool menghantam Tottenham Hotspur 5-0 akhir pekan lalu, ia mendapat nilai 8,28 untuk penampilannya selama 90 menit.
"Aku selalu tinggal lebih lama usai latihan dengan beberapa pemain untuk mengasah kemampuan menembak," tutur Flanagan kepada Liverpool Echo.
"Aku berpikir bahwa itu bisa membuat permainanku lebih baik. Yang paling utama tentunya aku harus konsentrasi saat bertahan karena itu tugas utamaku," sambungnya.
"Tapi sebagai full-back di era modern ini, Anda juga harus bisa maju ke depan dan memberikan ancaman di final third."
Latihan ekstra tersebut berbuah manis karena Flanagan sukses mencetak gol perdananya dalam seragam merah-merah ke gawang Spurs lalu. Jelas pencapaian itu sudah bikin bangga pemain yang merupakan didikan asli akademi 'Si Merah' itu.
"Selalu menyenangkan untuk melihat gol itu lagi. Aku juga merekamnya."
"Aku masih saja tak percaya. Seperti mimpi jadi kenyataan bisa mencetak gol," demikian dia.
(mrp/mfi)











































