Villas-Boas didepak dari jabatannya sebagai manajer Tottenham Hotspur, Senin (16/12/2013) lalu. Pemecatan itu hanya selisih sehari usai Spurs menelan kekalahan telak dari Liverpool di White Hart Lane.
"Dalam enam bulan, aku bicara tiga kali dengan Andre. Sekali di pertemuan manajer, kemudian ketika kami bermain melawan Tottenham. Dan lainnya beberapa hari yang lalu," sahut manajer Chelsea itu seperti dikutip Mirror.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mourinho dan Villas-Boas memang pernah bekerja bersama. Villas-Boas adalah asisten Mourinho saat menjadi pelatih di Porto, Chelsea, dan Inter Milan. Namun di tahun 2009, Villas-Boas memutuskan untuk bepisah dengan Mourinho dan mengejar kariernya sendiri sebagai manajer.
Usai menangani Porto dan Chelsea, Villas-Boas kemudian menerima pinangan Spurs di awal musim lalu dengan menyepakati kontrak selama tiga tahun. Namun belum genap dua musim di White Hart Lane, Villas-Boas sudah didepak karena dinilai gagal.
"Aku tidak tahu apa yang terjadi (di Spurs). Dalam sepakbola, tidak ada yang mengejutkanku. Apapun bisa terjadi," lanjut Mourinho.
"Aku pikir ketika mereka memberinya kontrak tiga atau empat tahun, mereka melakukannya karena mereka percaya padanya dan karena mereka pikir dia adalah orang yang tepat untuk jadi manajer mereka."
"Mereka mendapat beberapa hasil buruk dan itu memberi alasan untuk mengubah kepercayaan itu dan mengganti manajer mereka," kata mantan pelatih Real Madrid itu.
(nds/nds)











































