Unggul lebih dulu, Liverpool akhirnya kalah 1-2 dari Manchester City. Meski cukup puas dengan penampilan timnya, manajer The Reds Brendan Rodgers merasa timnya semestinya bisa bertahan lebih baik.
Bertandang ke Etihad Stadium, Jumat (27/12/2013) dinihari WIB, tim Merseyside itu unggul lebih dulu lewat torehan Philippe Coutinho. Tersengat, tuan rumah lantas menyamakan kedudukan lewat Vincent Kompany menyambut tendangan sudut, sebelum akhirnya membalikkan keadaan di menit-menit akhir babak pertama lewat sepakan Alvaro Negredo.
Rodgers pribadi mengaku senang dengan cara timnya menyerang. Kenyataannya, sebagai tim tamu Liverpool relatif mampu mengimbangi penguasaan bola yakni 48% berbanding 52%. Kendati kalah dalam jumlah tembakan yang dilepaskan (City 20 - Liverpool 12), namun Luis Suarez dkk. tampil lebih efektif dengan lima tendangan on target sementara The Citizens hanya enam yang tepat sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami kecewa dengan sepak pojok yang berbuah gol kedua. Kami harus mengelola pertandingan sedikit lebih baik," ujarnya seperti dilansir situs resmi Liverpool.
"Antusiasme dan sikap kami adalah untuk mencetak gol, tapi ketika Anda punya tiga atau empat menit tersisa menuju turun minum, penting untuk mengendalikan pertandingan dan kami tidak melakukannya dengan cukup baik pada periode tersebut, jadi kami kecewa dengan gol itu (yang ketiga)," lanjutnya.
"Tapi saya pikir sikap kami di pertandingan ini sangat baik. Kualitas dari sejumlah pergerakan dan umpan-umpan kami sungguh luar biasa, dan bagi saya sangat menyenangkan untuk dilihat karena inilah yang kami coba kembangkan di sesi latihan," ujar mantan manajer Swansea City ini.
"Kami memang kalah di laga ini, tapi kami mendapatkan banyak dorongan darinya," demikian Rodgers.
Dengan kekalahan ini, posisi Liverpool pun melorot ke urutan empat klasemen dengan nilai 36, tertinggal dari Arsenal di puncak dengan 39 poin. Sementara City dan Chelsea di posisi dua-tiga dengan 38 dan 37 angka.
(raw/krs)











































