Insiden yang terjadi tepat di bulan April lalu saat Liverpool menghadapi Chelsea di Anfield di mana Suarez tiba-tiba mengigit lengan Ivanovic dalam duel perebutan bola di kotak penalti.
Kejadian yang menghebohkan jagad sepakbola Inggris maupun dunia dan membuat Suarez dikritik habis. Pada akhirnya Suarez dijatuhi sanksi 10 larangan bermain oleh FA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya apakah nanti Ivanovic masih dendam kepada Suarez atas insiden itu, Mourinho pun menyangkalnya dan justru mengklaim bahwa keduanya akan bersalaman sebelum pertandingan seperti ritual yang kerap dilakukan di Premier League.
Pertanyaan ini boleh jadi mengacu pada kejadian serupa saat Suarez dan bek Manchester United, Patrice Evra, terlibat kasus pelecahan berbau rasial. Kala keduanya bertemu di Old Trafford Februari 2012 lalu, Suarez tertangkap kamera menolak berjabat tangan dengan Evra.
"Itu memang masalah besar, tapi Iva berpikir itu adalah masa lalu," ujar Mourinho seperti dikutip Sky Sports.
"Semuanya sudah move on -- dia (Ivanovic) juga sudah melupakannya," sambungnya.
"Saya pikir Iva adalah orang yang bijak. Ketika saya bilang 'dia orang yang bijak', saya artikan ia punya hati yang besar dan lapang serta berkepribadian sangat bagus."
"Dia bukan tipe pemain manja yang selalu mengeluhkan hal-hal kecil," tutupnya.
(mrp/mrp)










































