Melawat ke Britannia Stadium dalam lanjutan Premier League pekan ke-21, Minggu (12/1) malam WIB, Liverpool unggul dua gol lebih dulu lewat bunuh diri Ryan Shawcross dan Luis Suarez.
Tapi Stoke menutup babak pertama dengan skor 2-2 usai Peter Crouch dan Charlie Adam menyamakan kedudukan. Liverpool unggul lagi lewat gol-gol Steven Gerrard (penalti) dan Suarez. Tuan rumah bikin gol lagi lewat Jonathan Walters sebelum Daniel Sturridge mencetak gol pamungkas dan bikin skor akhir 5-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemenangan brilian untuk kami. Kami benar-benar membuktikan ketajaman kami, kami membuat beberapa kesalahan karena terlalu terbuka, kami harus bisa memperbaikinya," tutur Rodgers seperti dikutip BBC.
"Tapi kami benar-benar bagus dalam menyerang. Saya katakan pada pemain bahwa selama 38 menit, kami benar-benar tampil sempurna di laga tandang. Saya katakan pada mereka saat istirahat untuk tetap berpikir positif karena kami punya lini serang yang dahsyat," sambungnya.
Liverpool untuk pertama kalinya bisa menang di Britannia Stadium setelah 29 tahun dan mereka bisa mencetak lima gol lagi di sana setelah kali terakhir tahun 1982.
'Si Merah' pun menyamai rekor musim 1987/1988 yakni mencetak 51 gol usai melewati 21 laga liga. Saat itu mereka menjadi juara dan kini anak asuh Rodgers itu berada di posisi keempat dengan 42 poin, selisih lima angka dari Manchester City di puncak.
"Saya merasa di awal babak kedua mereka terlalu leluasa menyerang kami dari sisi kiri. Phillipe Coutinho, pemain muda yang luar biasa, harus dikorbankan demi tim."
"Para pesaing kami menang semua kemarin. Nasib kami ditentukan diri sendiri," demikan dia.
(mrp/raw)