Gerak tangan tersebut, yang dilakukan penyerang West Brom itu usai bikin gol ketika timnya berimbang 3-3 di kandang West Ham, disebut salam "quenelle" dan acapkali dikonotasikan dengan isyarat anti-semit.
"Terduga bahwa di menit ke-40 laga bersangkutan, Anelka membuat sebuah isyarat yang kasar dan atau tidak pantas dan atau menghina dan atau tidak layak, melanggar Peraturan FA E3[1]," sebut keterangan resmi FA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas dakwaan tersebut, Anelka bisa mendapatkan larangan tampil sebanyak lima pertandingan. Penyerang asal Prancis itu kini punya waktu sampai hari Kamis (23/1/2014) petang waktu setempat untuk merespons.
Sebelumnya, ada "hukuman" lain dalam bentuk finansial yang dituai West Brom akibat isyarat "quenelle" Anelka setelah Zoopla, sponsor klub itu, memutuskan untuk mengakhiri kerjasama akhir musim ini.
Anelka sendiri sebelumnya sudah membantah bahwa "quenelle" yang ia lakukan dimaksudkan untuk isyarat anti-semit atau bernuansa rasial. Menyebutnya cuma sebagai semacam salam bentuk anti-kemapanan di Twitter-nya, @anelkaofficiel, Anelka pun memajang foto Presiden Amerika Serikat Barack Obama, bersama rapper Jay Z yang ditemani sang istri Beyonce, dengan pose isyarat tangan serupa.

(krs/roz)










































